Penyambutan dan Pelepasan Guru Purna Bakti SMAN 1 Jalaksana Bersama Siswa Berlangsung Haru
Kegiatan penyambutan dan pelepasan guru purna bakti dan alih tugas SMAN 1 Jalaksana bersama siswa pada 20 April 2026 berlangsung penuh haru setelah upacara bendera.
SMAN 1 Jalaksana kembali
menyelenggarakan kegiatan penyambutan dan pelepasan guru purna bakti serta alih
tugas pada Senin, 20 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan setelah upacara
bendera dan diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta warga sekolah, sehingga
menciptakan suasana yang lebih dekat, hangat, dan penuh makna.
Berbeda dengan kegiatan
sebelumnya yang bersifat internal kekeluargaan, pada kesempatan ini para siswa
turut secara langsung menyaksikan dan merasakan momen perpisahan tersebut. Hal
ini menjadikan kegiatan tidak hanya sebagai seremonial, tetapi juga sebagai
pengalaman emosional yang mendalam bagi seluruh peserta didik.
Acara diawali dengan
penyambutan guru purna bakti dan alih tugas melalui tarian persembahan dari
siswa. Tarian tersebut menjadi simbol penghormatan dan rasa terima kasih atas
dedikasi para guru dalam mendidik dan membimbing siswa selama ini.
Selanjutnya, Kepala SMAN 1
Jalaksana, H. Nanang Warsa, M.Pd., menyampaikan sambutan yang sarat makna.
Dalam penyampaiannya, beliau mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi yang
tinggi terhadap pengabdian para guru. Selain itu, beliau juga menekankan bahwa
nilai-nilai keteladanan dan dedikasi yang telah ditunjukkan akan terus menjadi
inspirasi bagi seluruh warga sekolah.
Perwakilan siswa yang
diwakili oleh Ketua OSIS, Muhammad Satriani (XI M3), menyampaikan prakata
dengan penuh ketulusan. Dalam penyampaiannya, ia mengungkapkan rasa terima
kasih yang mendalam atas segala ilmu, bimbingan, dan perhatian yang telah
diberikan oleh para guru. Prakata tersebut menjadi gambaran nyata kedekatan
emosional antara guru dan siswa.
Kegiatan dilanjutkan dengan
penyampaian pesan dan kesan dari perwakilan purna bakti, Hj. Endang
Sulistyowati, S.Pd. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan nasihat
kepada siswa agar senantiasa semangat dalam belajar dan menjaga sikap, serta
mengingatkan pentingnya menghargai jasa guru. Pesan yang disampaikan terasa
begitu menyentuh dan penuh makna bagi seluruh hadirin.
Suasana semakin hangat dengan
adanya persembahan lagu dari guru dan siswa, yang menunjukkan kebersamaan tanpa
batas antara pendidik dan peserta didik. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan
pemberian cinderamata dari siswa kepada para guru sebagai bentuk penghargaan
dan kenangan.
Sebagai penutup, doa dipimpin
oleh Abdul Jabar, S.Pd.I., yang berisi harapan agar para guru yang memasuki
masa purna bakti maupun yang melaksanakan alih tugas senantiasa diberikan
kesehatan, keberkahan, dan kesuksesan dalam menjalani kehidupan selanjutnya.
Melalui kegiatan ini, SMAN 1
Jalaksana kembali menegaskan bahwa hubungan antara guru dan siswa bukan sekadar
hubungan formal dalam proses pembelajaran, melainkan ikatan emosional yang akan
selalu dikenang sepanjang masa. Pengabdian seorang guru tidak akan pernah
berakhir, karena akan terus hidup dalam setiap ilmu yang diwariskan dan dalam
setiap langkah generasi penerus bangsa.
Berikan Komentar